Pelayanan Jelek di Hypermat

Entahlah kenapa, gw kalo mengalami pelayanan yang jelek dapetnya justru dari toko-toko besar. Apa mungkin karena mereka sudah merasa besar sehingga tidak perlu mendidik karyawannya lagi untuk melayani pelanggan dengan baik?
Dulu sempet ditelantarkan Index Furnishing. Barusan ini dari Hypermat di Sun Plaza. Jadi ceritanya sekitar akhir tahun lalu (ck … ck … ck … lebih dari 5 bulan yang lalu yak!) di Hypermat ada program stamp. Setiap belanja 25 ribu, dapet 1 stamp. Setelah dikumpulkan beberapa stamp dapat ditukar dengan pinggan produksi Foodmart yang katanya harga normalnya ratusan ribu rupiah. Biasalah namanya ibu-ibu, walalupun gw sebelumnya sempat mengalami pengalaman jelek juga di mana di program sebelumnya waktu mau nuker stamp-nya ke produk promosi mengalami keterlambatan waktu yang cukup lama, teteup aja mau ngikut program stamp yang akhir tahun lalu itu berhubung pinggannya emang menarik.
Jadi akhir Januari lalu, setelah cukup terkumpul stampnya gw berniat menukarkannya. Terus? >>

Advertisements

Rujuk Lagi dengan Index Furnishing

kaktusGara-gara sofa, gw sempet trauma gak mau lagi beli barang di Index Furnishing. Ada beberapa kali misua mengajak beli barang di sana, tapi gw tolak mentah-mentah. Tapi harus diakui, barang-barang di sana bagus-bagus dan banyak pilihannya. Jadi akhirnya beberapa minggu lalu gw menyerah pada rasa ‘trauma’ gw itu dan belanja beberapa barang untuk hiasan meja kantor gw. Okelah, kalau barang yang dibeli itu gak harus diantar, gw mau berkompromi dengan ego itu.

Jadi di sana gw membeli imitasi tanaman dalam pot yang persiiiis banget sama aslinya. Bahkan setelah dipasang di meja gw besoknya muncul patahan-patahan daun di bawah yang menandakan habis digigit tikus. Bahkan tikus pun mengira itu asli! Iya, iya … kantor gw jelek banget … ada tikusnya! Namanya kantor lama, jadi penunggunya udah bukan hanya manusia … ada makhluk halus juga, ada tikus juga, ada nyamuk juga … hebring pokoknya.

Terus?

Pelayanan Jelek di Index Furnishings

sofaTertarik dengan salah satu sofa berwarna coklat kopi di Index Furnishings yang megah berlantai 4 yang terletak di Sun Plaza, sekitar dua minggu lalu gw dan hubby memutuskan untuk membelinya untuk mengganti sofa di ruang tivi yang udah agak memprihatinkan itu.

Pelayanannya waktu di sana cukup bagus … abang-abang penjaganya cukup sigap melayani kami (yah … maklumlah ya … namanya calon pembeli).

Tibalah saatnya membayar, mereka menawarkan untuk menjadi member. Berhubung syarat untuk menjadi member adalah bayar iuran tahunan Rp. 100.000 gw menolak tawaran tersebut (maklum ibu-ibu … maunya member gratisan aja). Lagian, emang gw bakal sering beli perabot apa pake jadi member segala.

Si mbak-mbak-nya menjelaskan, kalau tidak jadi member berarti harus bayar ongkos transportasinya. Okelah … kita pun menambah Rp. 50.000 sebagai ongkos transportasi.

Deal.

Mereka menjanjikan hari Selasa akan diantar. Lama juga yah. Kami belinya itu hari Minggu. Beli perabot di pasar Petisah aja bisa langsung sorenya diantar. Ini toko perabot sebesar itu butuh waktu 2 hari. Okelah, gw mencoba maklum lagi … mungkin makin besar tokonya makin banyak ordernya. Tapi kan harusnya makin banyak pegawainya dong … (tetep maksa).

Saat itu, semua masih tampak begitu indah. Bunga bermekaran, kupu-kupu beterbangan, sofa di bayangan (deu segitunya).

Continue reading