Menangislah

menangis

Dalam perjalanan berangkat ke kantor di pagi hari …

Pas lagi di simpang lampu merah Gatot Subroto-Ring road dari radio mengalunlah intro sebuah lagu yang dulu sangat gw sukai …

Teng teng teng …. Teng teng teng teng …

Yah, emang susah menggambarkan intro lewat tulisan. Karena ‘teng teng teng …’ itu bisa menjelma menjadi lagu apa saja tergantung pikiran yang baca. Bisa lagu potong bebek angsa, bisa lagu ‘cup mak ilang’ (gak tau kan lagu apa ini … ini lagu permainan anak-anak sumsel), atau lagu Symphony no. 4471-1111-2341-9081 (halah … ini kan nomor kartu kredit!)

Sementara intro lagu yang gw maksud adalah lagu ini:

“Menangislah … bila memang harus menangis … karena kita semua manusia …

Manusia bisa terluka … manusia pasti menangis dan manusia pun bisa mengambil hikmah …”

Menangislah – Dewa

Nah, sekarang udah tau kan intro yang gw ‘nyanyikan’ tadi?
Terus apa hubungannya dengan gw? … >>