Rahmat International Gallery

Sabtu kemaren waktu libur Waisak Nadya menuntut jalan-jalan. Biasalah, namanya anak-anak. Mau diajak berenang, Rifky lagi sakit. Mau diajak ke mall, kok rasanya gak mendidik, masa’ ke mall melulu. Akhirnya gw mengajaknya ke Rahmat International Gallery. Sebenarnya ini kali ketiga kami berkunjung ke sana. Tapi karena suasananya bagus Nadya tetap bersemangat maen ke sana.
Jadi ada apa aja di sana? Gallery ini didirikan oleh Rahmat Shah yang hobi berburu. Hewan-hewan hasil buruannya diawetkan dan dipamerkan di sini. Jadi semua hewan benar-benar asli. Setiap stand ada penjelasan mengenai nama hewan tersebut. Jadi lumayan untuk menambah perbendaharaan hewan untuk anak-anak.
Dibandingkan dengan kunjungan terakhir kami, ada stand yang baru di dalam yaitu Night Safari. Ada satu ruangan yang gelap dengan suasana hutan, jadi seolah-olah kita berjalan di hutan di malam hari. Ada beberapa hewan di sana seperti harimau, singa, dll. Yang ditonjolkan adalah suara hewannya. Jadi di sini lebih memperkenalkan kepada suara hewan.
Bagus deh pokoknya, recommended.

Mandi di dalam Lemari

Kemaren kan kami ke Brastagi itu ada acara Family Gathering dari kantor misua. Menginap di hotel Mikie Holiday, tapi kamar hotelnya diundi jadi sebelum sampe di sana kami belum tau kira-kira dapet kamar yang tipe apa. Nadya kasak-kusuk nanya-in, “Ma, nanti kita dapet kamar yang kamar mandinya bak (maksudnya bath tub) atau bukan ya?”. Kalo dapet kamar mandi bath tub, dia kepengen berendam lama-lama sama Rifky di kamar mandi. Gw jawab gak tau, nanti kita lihat aja di sana.
Sampelah kami di hotel. Begitu melihat kamar mandinya, Nadya kecewa berat,
“Yaaah … Ma … kamar mandinya bukan bak. Tapi kita mandi di dalam lemari!”

Kayak apa mandi di lemari?

Enjoying Life

santaiBener kan … minggu lalu kami jalan-jalan lagi yang lebih cape! 🙂

Kali ini ke Taman Simalem resort di pinggir Danau Toba, terus nginep di Brastagi. Maen ke Bukit Kubu, belanja di pasar buah … then go home.

Again … it was fun!

Taman Simalem Resort berjarak 45 menit dari Brastagi dan Brastagi berjarak 1,5 jam dari Medan. Masih dalam pembangunan, sekitar 40% sudah selesai. Tapi yang 40% sudah selesai itu pun bagus banget. Ada pearl of Lake Toba di mana kita bisa melihat Danau Toba dari ketinggian, lokasinya bersih rapi cantik. Ada Kodon-kodon café tempat kita makan sambil menengok pemandangan Danau Toba yang indah. Ada gazebo di pinggir sungai bisa maen air … gak mungkin berenang karena airnya dingin kayak keluar dari lemari es. Ada banyak lagi tempat menarik tapi belum semuanya selesai. Diperkirakan selesai 2010.

Tengok fotonya dong >>

Sayum Sabah – Part II

sayumsabahSeperti yang sudah gw angan-angankan sewaktu dulu mengunjungi Sayum Sabah bersama-sama teman kantor , akhirnya minggu lalu gw pergi lagi ke sana dan kali ini bersama keluarga. Mumpung Mama lagi ada di Medan sejak awal bulan tadi … jadi kami ajak jalan-jalan terus.

Letak Sayum Sabah adalah sekitar 45 menit perjalanan ke arah Brastagi dari rumah gw yang terletak di Jl. Setiabudi Pasar II Medan. Jadi, sebelum pemandian Sembahe yang terletak sesudah jembatan ganda itu ada belokan kiri. Jalannya lumayan kecil tapi ada beberapa titik yang cukup untuk dua mobil sehingga kalau berpapasan dengan mobil lain masih bisa salah satunya mengalah berhenti. Sekitar 10 menit kemudian kita akan sampai di Sayum Sabah Training Center yang cukup lengkap fasilitasnya, ada pondokan ada penginapan ada kebun mini. Sungainya masih jernih. Tapi gara-gara ulah orang-orang juga, ada beberapa sampah yang cukup mengganggu. Mudah-mudahan lingkungannya tidak semakin memburuk.

Waktu kami sampai sekitar jam 8.30, belum ada orang yang datang berkunjung! Kepagian sih emang. Nggak berapa lama kemudian emang rame banyak orang.

It was so fun! Maen-maen air … berendem … mandi … makan siang … terus pulang deh …

Foto-foto ada di sini >>