Kembang Tahu, Itu Namanya

Makanan ini adalah makanan favorit kami. Di siang hari yang terik, gerobak yang menjual makanan ini lewat sungguh dinanti-nanti. Kami sekeluarga di rumah menyiapkan mangkok dan sendok sambil menunggu abangnya lewat.
Ting ting ting! Bunyi dentingan sendok beradu piring merdu di telinga. Kami berlari berhamburan keluar memanggil abang penjualnya. “Maaang maaang … kembang tahuu!”
Abang penjual berhenti di depan rumah dengan senyum manis merekah, membayangkan pundi pundi uang yang akan masuk ke kantongnya. Kami saling berebut minta dilayani duluan. Si abang menyendokkan kembang tahu satu per satu ke dalam mangkok kami. Lalu menuangkan larutan air gula aren dicampur jahe sebagai kuahnya. Dipadu dengan serutan es yang segar. Sungguh perpaduan manis, hangat dan segar yang sempurna.
Ahhhh … nostalgia masa kecil yang manis itu menari-nari di benak gw ketika di hari Sabtu kemarin gw menyadari di restoran tempat kami akhir-akhir ini sering membeli susu kedelai segar itu ternyata juga menjual kembang tahu. Lokasinya di Tong’s Soya Milk and Beancurd di jalan Kejaksaan Medan. Walaupun namanya setelah masuk restoran berganti lebih ‘berkelas’ menjadi Soya Pudding (karena memang sebenarnya makanan ini adalah puding yang terbuat dari kedelai, jadi sama sekali bukan tahu yang berkembang 😊) tapi rasanya tetap melekat di ingatan gw sebagai kembang tahu.
Sendok demi sendok gw nikmati sambil terbayang masa kecil yang indah.
Hmmmm … nikmaaatt …

20131118-152515.jpg

2 thoughts on “Kembang Tahu, Itu Namanya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s