Ini 9 Alasan(ku) Untuk Tidak Minum Kopi Luwak

I wonder …

1. Apakah luwaknya mencret?

2. Atau, apakah justru luwaknya mengalami masalah sembelit?

3. Apakah luwaknya cebok setelah buang air besar?

4. Jika ya, apakah luwaknya mencuci tangan (atau kaki?) kirinya setelah cebok?

5. Apakah luwaknya pernah disodomi Ryan?

6. Apakah luwaknya juga mengkonsumsi makanan kesukaannya yang lain seperti cacing tanah dan kadal bersama-sama kopi?

7. Bagaimana kalau ternyata sebenarnya itu ‘kopi luwak and friends’, kopinya juga berasal dari kotoran … kucing! (emang kucing doyan kopi? Ya kali aja kalo si kucing ngiri sama kepopuleran luwak)

8. Bagaimana kalau sewaktu menyeruput kopi ada rasa lain selain rasa kopi?

9. Apakah mungkin jika suatu saat ada kafe yang menampilkan luwak beraksi dalam ‘memproses kopi’, seperti halnya koki di restoran Jepang mendemonstrasikan proses memasak di hadapan pengunjung?

How about eating this?

How about eating this?

Catatan: luwak-luwak yang membaca blog ini diharapkan untuk tidak menuntut gw karena pencemaran nama baik. Nothing personal here, dude.

Gambar diambil dari theheboh[dot]com.

8 thoughts on “Ini 9 Alasan(ku) Untuk Tidak Minum Kopi Luwak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s