Ke Mana Kita Liburan?

Tak bisa dipungkiri, kita semua butuh liburan untuk menghilangkan kejenuhan dari rutinitas sehari-hari. Liburan ibarat charger yang mengisi ulang semangat kita. Dengan liburan, semua rasa bosan hilang, berganti dengan semangat baru. Lantas pertanyaan yang menghampiri adalah ke mana sebaiknya kita pergi berlibur?

Di awal-awal kami mengajak anak-anak liburan panjang, yang terjadi setiap akhir tahun ajaran baru, tujuan wisata yang menjadi sasaran adalah luar negeri terdekat. Bukan apa-apa sih, bukan sok kaya ataupun sok pamer, selain atas nama mengenalkan anak-anak dengan negara orang, kami berangkat ke luar negeri justru karena kalau berangkat dari Medan ongkosnya lebih murah daripada tujuan wisata dalam negeri, ke Bali misalnya. Diuntungkan dengan letak geografis yang dekat, kami liburan ke Singapore dan Malaysia. Ke Singapore dengan anak-anak dua kali, saking sukanya dengan negara kecil tapi tajir itu.

Tapi setelah diamat-amati, kekayaan alam negeri orang sebenarnya tidak jauh lebih indah dari Indonesia. Jadi mengapa kita harus menyumbang devisa untuk negara lain? Pantai, contohnya. Pantai Sanur jauh lebih indah daripada Pantai di Penang. Akhirnya atas nama cinta Indonesia , di beberapa tahun terakhir kami memusatkan tujuan wisata di dalam negeri karena negeri Indonesia ini sesungguhnya kaya dengan alam yang indah.

Dimulai dari Bali, Bandung, Jakarta, dan terakhir ini kota-kota di Sumatera Barat. Tentu saja daerah Sumatera Utara dan kota Medan tempat kami tinggal dan Palembang daerah asal orang tua sudah lebih dahulu dijelajahi berkali-kali. Biasanya kami bepergian bersama keluarga inti saja, gw + papah + Nadya + Rifky. Plus Irma asisten rumah gw, karena gw butuh bantuannya untuk bergantian menjaga Rifky. Namun liburan kali ini ada yang berbeda. Berhubung ada acara pernikahan sepupu gw Evan, maka sekeluarga besar berangkat bersama-sama ke tempat tinggal tante gw, di Sawahlunto. Mama, tante, kakak, ipar, sepupu, keponakan … total 16 orang. Selesainya acara pernikahan yang indah itu, kami semua jalan-jalan bersama mengelilingi kota-kota di Sumatera Barat. Mengunjungi tambang batu bara di Ombilin, danau Singkarak, Istana Pagaruyung di Batusangkar, Ngarai Sihanok dan Gua Jepang di Bukittinggi, Minang Fantasy dan sate Mak Syukur di Padang Panjang, dan Pantai Air Manis di Padang, tempat Malin Kundang membatu. Mata terpuaskan dan batin terbahagiakan.

Bagi gw dan keluarga inti gw ini yang merantau, merupakan satu kemewahan yang tidak bisa terbeli untuk bisa pergi beramai-ramai dengan keluarga besar. We had so much fun! I love them so much …

Beramai-ramai menuju tambang batubara

Di depan tambang batubara

Istana Pagaruyung yang indah

Naek kereta di Minang Fantasy

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s