Celoteh-celoteh yang Memancing Tawa Ituh

Ketika menonton manasik haji di tivi di mana kaum bapak-bapaknya mengenakan pakaian ihram,
Rifky: Pa, om itu baru habis mandi semua ya?

***

Pertama kali makan di restoran Padang,
Nadya: (termenung mandangin belasan piring-piring lauk yang tersaji di meja)
Gw: Kenapa Nad, kok jadi kayak lesu, tadi semangat?
Nadya: Gimana caranya ngabisin semua makanan ini?
Gw: Hahaha … Kalo gak habis semuanya, gak bisa pulang dong!
Nadya: (tambah frustasi)

***

Rifky: Ma, boleh gak kalo Rifky jadi Kristen?
Gw: Emangnya kenapa dek?
Rifky: Gaaakkk … (langsung melarikan diri main sepeda lagi).
Usut punya usut rupanya Rifky pengen seperti tetangga kami yang agamanya Kristen, yang tetap dibolehkan main walaupun sudah menjelang maghrib.

***

Pulang dari pasar tradisional,
Nadya: Ma, besok-besok kita jangan beli daging di tukang daging tadi lagi ya.
Gw: Loh, emang salah apa tukang daging itu?
Nadya: Habiss … main mata terus sama Mama!
Gw: Ooohh … tukang daging yang sakit saraf di mata itu? (tersenyum simpul)

***

Rifky: Ma, Rifky boleh ganti nama jadi Oza?
Gw: Ah gak keren, lebih bagus nama Rifky lagi. Kenapa mau ganti nama?
Rifky: Supaya kalo latihan nulis nama di sekolah bisa lebih cepat nulisnya.

***

Setelah menyaksikan prosesi ijab kabul pernikahan tantenya,
Nadya: Kok waktu di acara tadi ada tanding panconya? (mimik muka serius)
Gw: Iya Nad, kalo gak menang panco gak dibolehin nikah!

***

Rifky: Ma, gigi Mama kok belok-belok?
Gw (pemilik gigi tak rata): Bhuahahaha …

***

Minggu, gw menemani Nadya belajar persiapan ujian sambil terkantuk-kantuk di pukul 2,
Nadya: Ma, udah selesai diulangi nih bab yang ini. Ma! (berusaha bangunin gw)
Gw: (setengah tidur) Ya teruskan, ulangi bab sebelumnya.
Nadya: Udah juga. Ma!
Gw: (ngigau, berasa mimpi) Rodanya sudah?
Nadya: Haah … roda? Roda yang mana?
Dan Nadya langsung melapor ke Papanya, menyebarkan aib itu. Wkwkwk …

***

Gw: Rifky kalo udah besar mau jadi apa?
Rifky: (dengan mantap) Mau jadi supir angkot!
Yaelah nak … yang keren dikit napa, jadi astronot kek!

***

Gw: Kalo beli jajanan perhatikan kadaluarsanya, sama tanda halalnya juga.
Nadya: Kalo ada tulisan berat bersih berarti boleh kan Ma?
Gw: Nggak lah. Itu kan hanya menunjukkan berat?
Nadya: Loh, bukannya itu tanda makanannya udah bersih?

***

5 thoughts on “Celoteh-celoteh yang Memancing Tawa Ituh

  1. Pingback: Celotehan-celotehan Ituh … | The Chronicle of Wiek

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s