Siapa Sesungguhnya yang Pindah Kamar?

Menandai masuknya Rifky di playgroup, kami memutuskan untuk memindahkan anak-anak ke kamarnya. Udah gede gitu loch! Dulu sebelum Rifky lahir, sebenernya Nadya sudah tidur di kamarnya sendiri. Walaupun memang masih ditemenin sih. Sejak Rifky lahir Nadya ikut-ikutan tidur bersama kami. Jadi berempatlah kami sekamar.
Nah, setelah Rifky masuk playgroup gw mengambil moment itu untuk memindahkan Nad dan Rif ke kamar depan. Nad dan Rif hepi-hepi aja dapet suasana baru.
Minggu pertama, gw tetap menemani mereka. Alasannya supaya gak kaget. Minggu kedua, gw masih menemani mereka. Alasannya kadang-kadang Rif bangun tengah malam minta ditemenin ke kamar mandi. Minggu ketiga … ehm … gw masih tidur di kamar anak-anak! Dan belakangan, misua ikut2an tidur di kamar anak-anak, sampe sekarang. Jadi … kesimpulannya … sekarang kami tetap tidur berempat, tapi bedanya sekarang di kamar anak-anak!
Hihihi … jadi sekarang yang gak bisa pisah kamar itu siapa … orang tua atau anak-anaknya?
Abiiiisss … udah biasa bareng … gak bisa dipisahkan lagi …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s