Balet

Akhirnya setelah sekitar 6 bulan Nadya les melukis, sekarang juga menyerah pada rasa kurang berminatnya. Sebelumnya menyerah pada piano. Sebagai gantinya gw menawarkannya untuk les berenang atau balet. Nadya memilih balet tapi dengan syarat dia mau lihat dulu tempat lesnya, gurunya dan calon teman2nya. Nampak dia cukup trauma dengan mantan guru piano terakhirnya yang kejam, dan kebetulan orang Cina.
Gw survei di internet dan mendapatkan satu tempat les balet yang kelihatannya cukup representatif dan tak jauh dari rumah.
Singkatnya kami datang ke sana dan Nadya suka banget. Rabu kemaren mulailah kelas pertamanya. Dia senyum2 terus, semangat dan yang paling penting … enjoy sekali.
Mudah2an apa yang ananda jalani sesuai dengan minat dan bakatmu ya, Nad. Mama akan selalu mendukung selama Mama bisa.

3 thoughts on “Balet

  1. Semoga ananda Nadia dapat menemukan bakatnya dan serius di bidang yang dipilihnya kelak. Kita sebagai orang tua memang perlu bersabar dan memberi contoh kepada anak terutama mengenai ketelatenan, kesabaran dan rajin berlatih.

  2. Pingback: Fique por dentro Balet » Blog Archive » Balet « The Chronicle of Wiek

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s