Kehilangan Identitas Diri

Setelah menikah dan punya anak, kita kaum perempuan jadi kehilangan identitas diri. Waktu baru menikah, orang gak kenal dengan yang namanya Ibu Maya. Taunya Ibu Heri. Setelah punya anak, guru-guru di sekolah juga gak kenal sama yang namanya Ibu Maya. Taunya Mama Nadya. Minggu lalu kan gw mendaftarkan Rifky ke Tamki (playgroup) Bunaya, sama dengan Tamki Nadya yang dulu, jadi gw sudah kenal dengan kepala sekolah dan guru-gurunya. Kemaren gw menelpon kepala sekolahnya untuk mengkonfirmasi beberapa hal.

Gw: Assalamualaikum, ini Bu Rita?

Kepsek: Wa’alaikum salam. Iya Bu. Dari siapa ya?

Gw: Ini Bu Maya.

Kepsek: …

Gw: Mamanya Rifky, Bu

Kepsek: Rifky … ? Yang mana ya?

Gw: Itu … yang kemaren Jumat siang baru mendaftar

Kepsek: (setelah beberapa saat) Ohhh … mamanya Nadya ya!

Yaelaahhh … Bu Maya gak ngetop. Mama Rifky juga belum ngetop di sana. Mama Nadya baru ngetop. Padahal satu orang yang sama.

One thought on “Kehilangan Identitas Diri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s