Mengapa Perempuan Banyak Masuk Neraka

Mulutmu Jerukmu ... eh, Harimaumu

Mulutmu Jerukmu ... eh, Harimaumu

Percakapan di meja makan sewaktu makan malam …

Nadya: “Ma, sekarang Nadya tau kenapa banyak perempuan masuk neraka”

Hmmm … kayaknya doktrin dari sekolahnya nih … tapi kok sangat tidak berpihak ke perempuan? Gw harus segera melaporkannya ke Komnas Perempuan.

Gw: “Ohya? Emang kenapa Nad?

Dengan wajah penuh kemenangan karena Mamanya gak tau, Nadya menjawab …

Nadya: “Karena gak bisa jaga mulutnya.”

Wah … wah … wah … kok sekolahnya meng-generalisasi begitu? Atau pengetahuan agama gw yang kurang yah? Kan tidak semua perempuan begitu. Apalagi perempuan baik-baik macam gw (cuih, dut). Ohya tadi kan Nadya bilang ‘banyak perempuan’ … berarti emang gak semua kan.

Gw: “Maksudnya?”

Nadya: “Misalnya gini. Papa minta tolong ke Mama: Ma-tolong-ambilkan-kopi (maksudnya mungkin tolong buatkan kopi), nah itu ada 4 kata kan.”

Gw: “Mmm … ”

Nadya: “Nah, Mama berdosa kalau menjawab: Pa-tadi-saya-sudah-capek-memasak-lalu-mengurus-adik-dan-mencuci (sambil tangannya menghitung setiap selesai mengucapkan satu kata). Karena ada 11 kata”

Papa: (merasa menang juga) “Tuh kan Ma, di Al Qur’an aja disebutkan seperti itu” (dalam bahasa Palembang-red)”

Gw: “Oooohh … Jadi kalau tiga kata saja gak berdosa kan?”

Nadya: “Nggak”

Nah sekarang gantian … gw yang menyeringai merasa menang …

Gw: “Kalo gitu Mama akan jawab: AMBIL-SENDIRI-PA”

Nadya: “Uhh… Mama ini …”

Hehehe … blogger kok dilawan!

2 thoughts on “Mengapa Perempuan Banyak Masuk Neraka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s