Yee Pee!

Hari Sabtu kemaren gw cuti dari nganter Nadya les. Beruntunglah misua gw gak ada acara, jadi bisa menggantikan gw.

Emang ke mana, jeng?

Gw bertamasya (duile bahasa gw) ke pemandian, sungai di dekat Sembahe, tepatnya Sayum Sabah (sekitar 1 jam dari Medan ke arah Brastagi) bersama-sama teman-teman kantor sesama perempuan (atau setidaknya yang merasa perempuan) dari semua bagian (sekitar 20-an orang). It was fun … Yee-pee!

Judulnya sih dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, jadi kami bersama-sama mandi di sungai (iya gw juga tahu kok gak nyambung yah). Yang pergi cuma pekerja perempuan di kantor gw, gak boleh bawa keluarga alias jomblowati semua. Kan tujuannya melepaskan diri dari rutinitas. Rutinitas di kantor. Rutinitas di rumah. Tapi tetep aja yah, namanya mamak-mamak … begitu sampe di sana gw ngeliat ada anak kecil seumuran Rifky, gw ‘mengeluh’ dalam hati … ‘ugh … Rifky my angel … I wish you were here too … I miss you already’.

Begitu lagi gak ngobrol2 sama temen, memandang sungai lepas sendirian, yang ada di pikiran gw adalah rancangan acara untuk pergi lagi bersama keluarga … hmm, enaknya pergi hari Minggu pagi, bawa makan siang, habis mandi2 terus makan siang, santai-santai terus pulang, kapan ya, apa minggu depan sekalian merayakan misua habis sidang, atau …huooii … tau-tau Yanti menyadarkan gw … ‘melamun nih Bu?’

Tempatnya bagus lumayan bersih … air sungainya jernih … gw sendiri gak nyangka bisa refreshing tanpa harus pergi jauh2 dari Medan. Memang sih setiap kami ke Brastagi pasti melewati pemandian Sembahe, tapi karena tempatnya yang di pinggir jalan, tiap lewat gw paling-paling membatin, ‘apa enaknya sih mandi di sungai sambil diliatin orang lewat?’. Makanya ketika ada ide dari temen2 untuk mandi2 di sungai, gw udah sedikit kurang semangat.

Tapi Sayum Sabah ini berbeda, sebelum sampai Sembahe ada belokan ke kiri … nah kita masuk ke situ sekitar 3 km. Untuk yang belum pernah ke Sayum Sabah, tipsnya adalah cari dulu Sembahe. Pas sampai di jembatan ganda Sembahe, balik arah lagi ke Medan lalu cari belokan ke kanan yang pertama (kalau dari arah Brastagi posisinya jadi di kanan). Belokannya tidak terlalu dekat, sekitar 300 m kali ya?Jalannya aspal, kelok-kelok. Jadi Sayum Sabah letaknya gak di pinggir jalan. Melainkan emang bener di pinggir sungai. Pokoknya sip deh!

Siapa bilang kumpul2 sama mamak-mamak gak asik. Rata-rata temen kantor perempuan adalah ibu-ibu. Mamak-mamak tuh lebih gila-gila kelakuannya coba. Ada yang (barangkali) lupa kalo ke sungai itu artinya m-a-n-d-i. Eh, si ibu malah pake baju putih yang tipis. Tau akibatnya kan kalo bajunya basah. Yak! TERAWANG BEKASI. Si ibu keliatan seperti gak pake baju! J-lo aja kalah seksi bo’(demi kemaslahatan umat manusia di seluruh dunia, fotonya gak gw publikasikan di sini. Lagian fotonya gak ada kok, gak ada yang berani ngambil, takut kameranya rusak!).

Terus, kak Norma dari bagian Umum waktu ngambil foto tu lamaaa banget. Gak jadi-jadi. Jadi Bu Ani dari bagian Perbelanjaan protes … wuoiii … yang ngambil foto belum ada ijazah!. Bu Ani juga sibuk mondar-mandir, sambil sok tenggelam minta diselamatkan. Waktu ada ranting jatuh diambilnya, terus bergaya seperti Nabi Sulaiman (sayang fotonya belum bisa gw extract dari video). Bu Ani paling gokil deh.

 

Presenting …

Bu Ani dari bagian Perbelanjaan …

Baywatch urgently needed! Seekor ikan lele jumbo hitam yang hampir punah hanyut di sungai

Baywatch urgently needed! Seekor ikan lele jumbo hitam yang hampir punah hanyut di sungai

Bu Siska dari bagian ISO dan Bu Diana sesama IT …

Dua paus terdampar (maafkan daku ya ibu … ibu2 cantik kok … paus-paus yang cantik). Bener bu, suer saya maen-maen kok *ngacirrrrrrr*

Dua paus terdampar (maafkan daku ya ibu … ibu2 cantik kok … iya, paus-paus yang cantik). Bener bu, suer saya maen-maen kok *ngacirrrrrrr*

 

 Gw, Yanti (Perbelanjaan yang gabung di IT), si eneng (sorry, lupa-nama, abis jarang ngobrol sih), Bu Diana (IT) …

Trio Macan + Wak dukun sembur

Trio Macan + Wak dukun sembur

 

Hampir semua … bagian Penjualan, Umum, Perbelanjaan, Teknik, IT, ISO …

Rombongan TKI Nyasar

Rombongan TKI Nyasar

 

Pulang …

Mamaaaaak … jangan bunuh diri di jembatan gantung maaaakk … kami anak-anakmu masih membutuhkanmu …

Mamaaaaak … jangan bunuh diri di jembatan gantung maaaakk … kami anak-anakmu masih membutuhkanmu …

Berhasil melintasi jembatan sirothal mustaqim

Berhasil melintasi jembatan sirothal mustaqim

 

 

 

3 thoughts on “Yee Pee!

  1. Pingback: Sayum Sabah - Part II « The Chronicle of Wiek

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s